Jateng Pintu Masuk Narkoba

396

SEMARANG – DPRD Jawa Tengah mengapresiasi ketangkasan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mengungkap gudang sabu-sabu di Jepara. Dewan menilai Jepara merupakan salah satu lokasi rawan narkotika. Sebab, merupakan daerah perdagangan dari luar negeri. Dan tak menutup kemungkinan pelaku narkotika menjadikan sejumlah daerah di Jawa Tengah sebagai basis penyelundupannya.

Sekretaris Komisi A DPRD Jawa Tengah, Ali Mansur HD menilai ini sebagai alarm. Jangan sampai Jawa Tengah menjadi lokasi kartel narkotika. Sebab, dalam praktiknya provinsi ini sering dijadikan lokasi untuk memasukkan barang haram tersebut. ”Ini harus diwaspadai, jika tidak bisa membahayakan dan mencoreng nama besar Jawa Tengah,” katanya, kemarin.

BNN berhasil mengamankan 100 kilogram sabu di gudang produksi mebel di Desa Pekalongan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Rabu (27/1). Delapan tersangka diamankan dan ini merupakan jaringan sindikat Pakistan. Narkoba disembunyikan di dalam genset dan filter genset, sebanyak 294 unit, melalui pelabuhan Semarang.

Dewan meminta agar aparat keamanan bisa lebih tegas dalam menindak pelaku yang mengedarkan narkotika. Sebab, jika sanksi tidak tegas, jaringan ini bisa terus bertahan. Daerah seperti Semarang, Jepara, Cilacap, Purworejo-Wonosobo dinilai cukup rawan. Narkotika ini sangat berbahaya karena bakal merusak dan membunuh jutaan nyawa. ”Jangan sampai ada kartel narkotika di Jateng. Ini sudah sangat meresahkan jadi harus ada penanganan yang sangat serius,” tambahnya.

Selain itu, lapas juga harus menjadi perhatian serius bagi aparat. Sebab, bandar narkoba yang dipenjara justru membangun jaringannya di dalam lapas. Dan kondisi ini sudah kerap terjadi di sejumlah lapas. Bandar narkoba yang dipenjara justru dengan leluasa menjalankan bisnis tersebut. ”Harus ada sanksi tegas. Saya kira hukuman mati itu tidak soal, karena mereka sudah merusak dan membunuh nyawa orang lain,” tambah anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah, Muhammad Ngainirricardl.

Dewan berharap ini harus dijadikan momentum untuk memberantas narkotika di Jawa Tengah. Pihak berwajib ditantang untuk mengusut tuntas sampai bandar besarnya. Karena, peredaran narkotika pasti memiliki jaringan yang kuat dan terstruktur. ”Jangan sampai citra Jawa Tengah buruk gara-gara adanya peredaran narkotika,” tambahnya. (fth/ric/ce1)