Kodrat Cari 14 Petarung Terbaik

433

Pada babak kualifikasi PON lalu, Jateng berhasil menjadi juara umum dengan raihan empat medali emas, tiga perak dan dua perunggu. Medali emas diraih oleh Tarjuman (kelas 55,1-58 kg putra), Kuswandi (49,1-52 kg putra), Imam S (58,1-61 kg putra) dan seni gerak putri.

Adapun perak didapatkan dari Fatah Abdul Madjid (52,1-55 kg), Devi Larasati (62,1-66 kg), dan seni gerak campuran dan medali perunggu dari Noor Faizah Achmawati (50,1-54 kg putri), dan Bahtiar Rifai (kelas 80 kg ke atas putra).

Meskipun berhasil meraih gelar juara umum baik di Pra-PON, namun Madi mengatakan, perjuangan Jateng untuk bisa mempertahankan gelar tersebut di PON besok bakal mendapatkan sandungan berat, terutama dari tuan rumah Jabar. Selain memiliki materi yang seimbang dengan Jateng, tuan rumah Jabar juga bakal turun di full kelas yaitu 17 kelas yang dipertandingkan karena mereka tidak perlu melawati babak kualifikasi. Artinya mereka memiliki peluang enam kelas lebih banyak dari Jateng. “Kami perlu kerja yang sangat keras jika ingin mempertahankan juara umum. Apalagi olahraga ini berasal dari Jawa Barat,” tegas Madi.

Pada PON Riau 2012 Jateng berhasil menyabet dua medali emas, tiga perak dan satu perunggu. “Di PON 2012 kemarin hanya mempertandingkan 10 kelas dan kami lolos di enam kelas di antaranya. Paling tidak target awal kami bisa memperbaiki perolehan medali dibanding PON Riau kemarin,” beber Madi.

Untuk mengasah kemampuan atlet, pihaknya juga menyiapkan program try in maupun try out untuk menambah jam tanding. “Salah satunya kami mendapatkan undangan untuk turun di kejuaran di Malaysia akhir April besok. Dalam kejuaraan tersebut kami diminta untuk mengirimkan dua petarung terbaik,” pungkasnya. (bas/smu)