20 Maret, Jateng Siap Tanding

405
BAKAL NGOTOT: Striker tim sepak bola Jateng Septian David Maulana saat berlatih tanding emlawan tim Pra-PON Papua beberapa waktu lalu di Magelang. Tim Jateng terus menggelar persiapan untuk menghadapi Pra-PON, target lolos PON menjadikan tim Jateng harus berlatih ekstra keras. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BAKAL NGOTOT: Striker tim sepak bola Jateng Septian David Maulana saat berlatih tanding emlawan tim Pra-PON Papua beberapa waktu lalu di Magelang. Tim Jateng terus menggelar persiapan untuk menghadapi Pra-PON, target lolos PON menjadikan tim Jateng harus berlatih ekstra keras. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BAKAL NGOTOT: Striker tim sepak bola Jateng Septian David Maulana saat berlatih tanding emlawan tim Pra-PON Papua beberapa waktu lalu di Magelang. Tim Jateng terus menggelar persiapan untuk menghadapi Pra-PON, target lolos PON menjadikan tim Jateng harus berlatih ekstra keras. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BAKAL NGOTOT: Striker tim sepak bola Jateng Septian David Maulana saat berlatih tanding emlawan tim Pra-PON Papua beberapa waktu lalu di Magelang. Tim Jateng terus menggelar persiapan untuk menghadapi Pra-PON, target lolos PON menjadikan tim Jateng harus berlatih ekstra keras. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Meski belum mendapatkan surat pemberitahuan atau undangan secara resmi dari panitia pelaksana Pra-PON sepak bola, namun Asprov PSSI Jawa Tengah tetap bersiap menyongsong ajang menjadi penentuan lolos tidaknya sepak bola Jateng ke PON XIX/2016 tersebut. Asprov PSSI Jawa Tengah tetap berpatokan pada jadwal yang sudah beredar bahwa babak kualifikasi sepak bola tersebut akan berlangsung 20-30 Maret, di Jawa Barat.

“Beberapa Asprov PSSI sudah dapat surat pemberitahuan, tapi tidak tahu kenapa Jateng belum dapat. Mungkin dalam beberapa hari ini. Tapi prinsipnya kita akan berpatokan pada surat yang sudah beredar di beberapa Asprov, yakni Pra-PON dilaksanakan 20-30 Maret di Bandung, sehingga persiapan tim kita juga mengacu ke tanggal tersebut,” tandas Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng, kemarin.

Kepastian tanggal pelaksanaan menurut Johar sangat penting, karena terkait dengan persiapan teknis tim. Pelatih akan mengatur jadwal latihan agar pada saat berlangsungnya Pra-PON mendatang, tim Jateng secara teknis benar-benar dalam kondisi siap tanding dan secara fisik dalam kondisi peak performace. “Saat ini pelatih sudah menyusun jadwal berlatih serta ujicoba, mengacu pada pelaksanaan Pra-PON tanggal 20 Maret,” lanjut Johar.