30 Persen Parah, 70 Persen Rusak

580
IKON KOTA LAMA: Gereja Blenduk merupakan salah satu bangunan yang masih terawat hingga kini, menjadi saksi sejarah yang mencitrakan pesona tempo dulu. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
IKON KOTA LAMA: Gereja Blenduk merupakan salah satu bangunan yang masih terawat hingga kini, menjadi saksi sejarah yang mencitrakan pesona tempo dulu. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
IKON KOTA LAMA: Gereja Blenduk merupakan salah satu bangunan yang masih terawat hingga kini, menjadi saksi sejarah yang mencitrakan pesona tempo dulu. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
IKON KOTA LAMA: Gereja Blenduk merupakan salah satu bangunan yang masih terawat hingga kini, menjadi saksi sejarah yang mencitrakan pesona tempo dulu. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

TOTAL bangunan Kota Lama yang masuk cagar budaya, sekitar 300 bangunan lebih. Namun seiring berkembanganya waktu dan kurangnya perawatan, bangunan tersebut mengalami rusak berat hingga mencapai 30 persen. Sekitar 70 persen mengalami kerusakan, namun masih bisa diperbaiki.

”Sedangkan yang dinyatakan bangunan kuno dan bersejarah hanya 105 bangunan, milik BUMN sekitar 12-14 bangunan, pemkot hanya satu bangunan. Kalau provinsi setahu saya tidak ada,” kata anggota Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BP2KL) BP2KL yang juga sebagai pelestari cagar budaya Indonesia, Kriswandono kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Menurutnya, kondisi bangunan sejarah di kawasan kota lama sudah banyak yang dimakan usia. Tak jarang bangunan tersebut sudah banyak yang mengalami kerapuhan dan mengakibatkan roboh. Sehingga sangat perlu pembenahan untuk penyelamatan bangunan peninggalan sejarah tersebut.