Polisi Gagalkan Tawuran

774

TEGAL – Aksi keributan dan saling lempar terjadi seusai pertandingan sepak bola antara SMK Dinamika dan SMA Al Irsyad pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Kota Tegal di Stadion Yos Sudarso Jalan Melati Tegal. Bahkan ada yang mengarah ke jalan raya yang terletak di depan stadion, akhir pekan lalu.

Namun demikian, anggota polisi yang berjaga di backup personel Polsek Tegal Timur dan sektor Tegal Selatan segera meredam aksi tersebut dengan mendatangi dan membubarkannya. Termasuk menyisir keberadaan para pelajar agar tidak berkembang menjadi lebih besar untuk kembali ke sekolah atau rumah.

“Usai pertandingan terjadi keributan yang diawali dari aksi pelemparan ke arah suporter,” ujar Kasat Lantas AKP Aris Arianto didampingi KBO Satlantas IPTU Rahmadi yang datang ke lokasi.

Berawal usai pertandingan yang dimenangkan SMK Dinamika dengan Skor 4-1, dimana saat hendak keluar stadion tiba-tiba terjadi pelemparan terhadap suporter SMK Dinamika yang sontak langsung dibalas. Akibatnya mengenai salah seorang warga setempat hingga berujung keributan.

”Selanjutnya kami bersama dengan anggota termasuk jajaran Polsek lainnya berupaya membubarkan keributan. Termasuk segera berkoordinasi dengan jajaran agar bisa menggiring anak sekolah pulang ke rumah maupun ke sekolah,” jelasnya.

Termasuk diantaranya, sebagian anggota untuk bisa mengurai arus lalu lintas. Demikian dengan upaya koordinasi dengan pihak sekolah yakni berupaya secara persuasif dengan mengimbau kepada para siswa agar pulang ke rumah melaksanakan salat magrib. ”Ya, kami juga sempat melakukan pengawalan terhadap anak-anak sekolah tersebut. Termasuk menjaga sekolah dan meminta agar anak-anak bisa segera pulang,” pungkasnya. (gus/jpnn/ric)