Royal Tulip Bandung Diminati Pebisnis Pekalongan

357
MERIAH : Gala dinner yang digelar tim marketing Royal Tulip Bandung terbilang sukses. Pebisnis Pekalongan tertarik berinvestasi. (Lutfi Hanafi/ Jawa Pos Radar Semarang)
MERIAH : Gala dinner yang digelar tim marketing Royal Tulip Bandung terbilang sukses. Pebisnis Pekalongan tertarik berinvestasi. (Lutfi Hanafi/ Jawa Pos Radar Semarang)
MERIAH : Gala dinner yang digelar tim marketing Royal Tulip Bandung terbilang sukses. Pebisnis Pekalongan tertarik berinvestasi. (Lutfi Hanafi/ Jawa Pos Radar Semarang)
MERIAH : Gala dinner yang digelar tim marketing Royal Tulip Bandung terbilang sukses. Pebisnis Pekalongan tertarik berinvestasi. (Lutfi Hanafi/ Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN – Digadang-gadang menjadi salah satu ikon baru, Royal Tulip Luxury Hotel DeGreen Bandung ternyata diminati pebisnis di Pekalongan dan sekitarnya. Hal tersebut, terbukti dengan larisnya unit yang ditawarkan untuk kuota bagi warga Pekalongan dan sekitarnya dalam acara Gala Dinner, Sabtu (31/1) malam di Hotel Horison Pekalongan.

Disampaikan, Departemen Direktur Marketing Tri Putra Karya Agung Tio Andy, bahwa properti dengan konsep condotel yang mereka tawarkan menjamin keuntungan bisnis yang menarik bagi pebisnis dan investor. “Hotel yang kami bangun di tanah seluas 3,2 hektare ini dengan 400 an unit kamar. Serta yang istimewa sangat komplet fasilitas wisatanya. Sehinga memang cocok untuk investasi jangka panjang,” jelasnya.

Tidak sekedar properti sekelas bintang lima. Karena hanya dengan investasi Rp 300 juta, konsumen dijanjikan dengan ROI Guarantee (Jaminan pendapatan ) 10 persen per tahun. Hal tersebut diberikan selama 5 tahun dan profit sharing 50 : 50. Di akhir kontrak setelah tahun ke 11, payback senilai 125 persen dari investasi, serta free stay selama 6 tahun.