Royal Tulip Bandung Diminati Pebisnis Pekalongan

362

Dari sisi lokasi juga sangat strategis, karena Royal Tulip berada di pinggir tol Pasteur. “Aksesnya sangat mudah, keluar dari pintu tol Baros, langsung bisa ke pintu masuk hotel. Sehingga tidak perlu macet-macet lagi,” ungkapnya.

Ditambahkan di Bandung, selama ini belum ada convention besar. Untuk even berskala besar. Dengan hadirnya convention ternyata antusiasmenya luar biasa. Karena hingga saat ini sudah banyak yang waiting list untuk menggelar event di convention Royal Tulip yang berkapasitas, 6 ribu orang tersebut. “Kami rencanakan, nanti pertengahan tahun 2016 Royal Tulip akan soft opening. Dan semoga lancar,” ungkapnya.

Kesempatan emas tersebut coba ditawarkan manajemen Royal Tulip kepada investor di Pekalongan dan sekitarnya. Untuk menjaring konsumen tersebut, digelarlah event Gala Dinner. Dengan mengundang pebisnis dan peminat properti di Pekalongan dan sekitarnya.

Calon Wali Kota Pekalongan terpilih Alf Arslan Junaid atau Alex juga menjadi salah satu tamu undangan.

“Kota Pekalongan, walaupun terlihat sepi namun perkembangannya dahsyat. Sehingga menjadi target pasar kita. Bahkan, Pekalongan menjadi yang pertama di luar kota yang kami datangi,” jelasnya.

Sementara itu General Manager Marketing Tri Putra Karya Agung Benny Setiawan menambahkan, untuk kuota di Pekalongan ada 20 unit yang ditawarkan. Selama Gala Dinner, pengunjung selain diberi hiburan live music. Juga antusias menanyakan berbagai keuntungan dan sistem bagi hasil yang ditawarkan.

Pihaknya bersyukur, ternyata antusiasme investor di Pekalongan cukup bagus.

“Kami cukup senang, karena properti kami peminatnya ternyata cukup bagus. Terlebih dengan tawaran harga dan keuntungan yang pasti,” ucapnya senang. Bagi yang malam tersebut langsung deal pembelian unit, langsung diberikan kesempatan mendapat doorprize menarik dari manajemen. (han/ric)