5 Dukuh di Gempolsewu Ingin Memisahkan Diri

937
TERISOLASI: Warga di Lima Dukuh Kulon Kali Kutho di Desa Gempolsewu harus menyebrangi sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERISOLASI: Warga di Lima Dukuh Kulon Kali Kutho di Desa Gempolsewu harus menyebrangi sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERISOLASI: Warga di Lima Dukuh Kulon Kali Kutho di Desa Gempolsewu harus menyebrangi sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERISOLASI: Warga di Lima Dukuh Kulon Kali Kutho di Desa Gempolsewu harus menyebrangi sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Forum Masyarakat Kulon Kali (FMKK) Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari megajukan pemekaran desanya. Yakni lima dukuh yang berada di barat Kali Kutho ingin memisahkan diri dan mendirikan desa sendiri, Lima desa tersebut yakni, Dukuh Tawang Laut, Randusari, Saribaru, Rejosari dan Bulusan. Permohonan tersebut mengingat lantaran warga merasa lima dukuh tersebut tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari pemerintah setempat.

Kondisi lima desa tersebut selama ini seperti terisolasi karena terpisah oleh Sungai Kali Kutho. Sehingga warga setempat untuk mengurus segala sesuatunya harus menyebrangi sungai. Hal itu masih ditambah minimnya pembangunan infrastruktur jalan di lima perkampungan tersebut.

Anggota FMKK Gempolsewu, Yusuf mengatakan sebenarnya pengajuan pemerkasan desa sudah pernah diajukan di 2008 dan 2010. Namun pengajuan pemekaran warga wilayah untuk lima kampung tersebut ditolak dengan alasan proses administrasi yang tidak memenuhi persyaratan.