Kejari Segera Periksa Rekanan Sekwan

457

AMBARAWA-Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambarawa mulai mendalami pemeriksaan terkait dugaan korupsi kunjungan kerja (Kunker) DPRD Kabupaten Semarang. Jika sebelumnya, bendahara Sekretariat Dewan (Sekwan) Kabupaten Semarang diperiksa dan 35 ordner (kotak dokumen/berkas) diteliti. Dalam waktu dekat ini sejumlah rekanan bakal dihadapkan di meja jaksa untuk didengar keterangannya.

“Kami akan memanggil tiga orang dari pihak ketiga rekanan mereka untuk klarifikasi di Kejari Ambarawa,” ujar Kasi Datun Kejari Ambarawa, Febrianda Ryendra yang juga menjabat ketua tim penyelidikan kasus tersebut, Senin (1/2) kemarin.

Kendati begitu, Febrianda tidak membeber detail kasus tersebut. Bahkan hanya melempar senyum, ketika ditanya apakah ada kemungkinan tersangka dari kalangan pejabat di lingkungan DPRD Kabupaten Semarang. “Sudah, tunggu saja hasilnya,” katanya singkat sembari melempar senyum.

Ditambahkan Kasi Pidsus Haerdin pihaknya juga keberatan memberikan keterangan lebih detail, lantaran merasa khawatir menganggu upaya penyelidikan. “Yang pasti, selain masih akan meminta klarifikasi pihak-pihak terkait, kami akan mendalami dokumen-dokumen yang sudah ada di kami,” imbuhnya.

Perlu diketahui Kejari Ambarawa mulai menyoroti dugaan penyimpangan dana kunker dan Bimbingan Teknis (Bintek) DPRD Kabupaten Semarang tahun 2012-2013. Kejaksaan juga telah memeriksa bendahara sekwan termasuk memeriksa dokumen-dokumen dari 35 ordner berupa manifes perjalanan, nota hotel, dan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kunker dan Bintek.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Semarang, Bangun Prasetyo juga membenarkan adanya peminjaman dokumen oleh kejaksaan untuk diperiksa, termasuk pemeriksaan terhadap bendahara Sekwan. “Kami tentu akan kooperatif untuk membantu kejaksaan,” tutur Bangun. (tyo/ida)