Seratus Mangrove untuk Satu Mobil Toyota yang Terjual

478
LESTARIKAN TANAMAN PESISIR: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Toyota Grup melakukan penanaman Mangrove di Pantai Utara Semarang. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LESTARIKAN TANAMAN PESISIR: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Toyota Grup melakukan penanaman Mangrove di Pantai Utara Semarang. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LESTARIKAN TANAMAN PESISIR: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Toyota Grup melakukan penanaman Mangrove di Pantai Utara Semarang. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LESTARIKAN TANAMAN PESISIR: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Toyota Grup melakukan penanaman Mangrove di Pantai Utara Semarang. (PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sebanyak 29 persen tanaman mangrove yang dikembangkan di Jawa Tengah, saat ini berada dalam kondisi rusak. Toyota Grup berpartisipasi melestarikan tanaman pesisir tersebut sebagai bagian dari program CSR-nya.

Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai Kementerian Lingkungan Hidup, Hilman Nugroho di sela penanaman 110 ribu pohon bakau di Pantai Utara Semarang oleh Grup Toyota, akhir pekan lalu mengungkapkan, tanaman yang hidup di kawasan pesisir ini harus terus dilestarikan karena sangat bermanfaat untuk keberlangsungan hidup manusia serta menjaga kelestarian biota laut.

Ia juga mengajak semua pihak untuk turut serta menanam dan melestarikan tanaman tersebut. Grup Toyota ‘ditantang’ menanam seratus batang mangrove untuk satu mobil yang terjual.

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Warih Andang Tjahjono mengatakan, grup Toyota di Indonesia telah menanam sekitar satu juta pohon bakau di sepanjang pantai utara Jawa sejak tahun 2012.

“Kami berkeinginan kuat untuk ikut serta dalam upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup. Salah satunya dengan penanaman bakau ini. Kami yakin, gerakan kecil yang dilakukan secara konsisten akan mampu menginspirasi dan menggulirkan gerakan yang lebih masiv. Sehingga dapat memberikan dampak yang berarti terutama bagi pelestarian lingkungan di Indonesia,” ujarnya. (dna/smu)