Anggaran Kunker untuk Piknik Ke Malaysia

598
BEBER DATA : Sekretaris Gempar Jateng, Yohanes menunjukkan data rundown acara kunker DPRD Kabupaten Semarang yang dilanjutkan ke Kucing Malaysia. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEBER DATA : Sekretaris Gempar Jateng, Yohanes menunjukkan data rundown acara kunker DPRD Kabupaten Semarang yang dilanjutkan ke Kucing Malaysia. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEBER DATA : Sekretaris Gempar Jateng, Yohanes menunjukkan data rundown acara kunker DPRD Kabupaten Semarang yang dilanjutkan ke Kucing Malaysia. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEBER DATA : Sekretaris Gempar Jateng, Yohanes menunjukkan data rundown acara kunker DPRD Kabupaten Semarang yang dilanjutkan ke Kucing Malaysia. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN-Langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambarawa melakukan penyelidikan adanya dugaan penyimpangan dana kunjungan kerja (Kunker) DPRD Kabupaten Semarang tahun 2012-2013 mendapat dukungan sejumlah elemen masyarakat. Pasalnya, selama ini banyak terjadi penyimpangan di Kabupaten Semarang, namun belum ada aparat penegak hukum yang masuk melakukan penyelidikan. Padahal sebelumnya juga ada temuan dugaan kelebihan anggaran kunker dan temuan kunker DPRD Kabupaten Semarang yang ternyata nglencer ke Malaysia.

“Kami mengapresiasi langkah Kejari Ambarawa. Sebab dalam masalah ini hukum memang layak untuk hadir. Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas,” ungkap Koordinator Gabungan Elemen Masyarakat Peduli Amanat Reformasi (Gempar) Jawa Tengah, Widjayanto, Selasa (2/2) kemarin.

Menurut Widjayanto, potensi penyimpangan keuangan negara dalam program kunjungan kerja DPRD sangat besar. Modusnya bermacam-macam, bisa saja dengan mencari keuntungan melalui harga tiket pesawat maupun hotel. Salah satu caranya dengan bekerjasama dengan pihak maskapai penerbangan maupun hotel. Selain itu melakukan kunjungan kerja fiktif.