Kucurkan Bantuan, Wali Kota Gelar Patroli

462
TINJAU BANJIR : Penjabat Wali Kota Pekalongan Prijo Anggoro BR menggelar patroli dan meninjau korban banjir sekaligus menyalurkan bantuan, di beberapa kelurahan di Kota Pekalongan, Senin (1/2) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
TINJAU BANJIR : Penjabat Wali Kota Pekalongan Prijo Anggoro BR menggelar patroli dan meninjau korban banjir sekaligus menyalurkan bantuan, di beberapa kelurahan di Kota Pekalongan, Senin (1/2) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
TINJAU BANJIR : Penjabat Wali Kota Pekalongan Prijo Anggoro BR menggelar patroli dan meninjau korban banjir sekaligus menyalurkan bantuan, di beberapa kelurahan di Kota Pekalongan, Senin (1/2) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
TINJAU BANJIR : Penjabat Wali Kota Pekalongan Prijo Anggoro BR menggelar patroli dan meninjau korban banjir sekaligus menyalurkan bantuan, di beberapa kelurahan di Kota Pekalongan, Senin (1/2) kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN-Banjir yang melanda Kota Pekalongan sejak Minggu (31/1) malam lalu, menyebabkan beberapa kelurahan di Kota Pekalongan tergenang. Penjabat (Pj) Wali Kota Prijo Anggoro BR beserta tim relawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan komunitas relawan berinisiarif melakukan patroli dan menyalurkan bantuan ke permukiman warga yang menjadi korban banjir tersebut.

Tim patroli dimulai dengan menyambangi korban banjir yang mengungsi di Masjid Al-Karomah, Tirto, Kota Pekalongan. Dilanjutkan di Kelurahan Pasirkratonkramat yang tergenang banjir sangat parah. Yakni di rumah Abdul Adhim, warga Pasirkratonkramat yang dijadikan dapur umum bagi korban banjir di daerah tersebut. Tim menyerahkan bantuan berupa peralatan dapur umum beserta makanan.

“Curah hujan di Kota Pekalongan sudah mulai meningkat, artinya tingkat kewaspadaan kita harus ditingkatkan. Untuk mengurangi kemungkinan- yang tidak diharapkan, dilakukan kegiatan patroli ini,” kata Pj Wali Kota, Prijo Anggoro.

Kepala BPBD Kota Pekalongan, Suseno mengatakan bahwa dalam menghadapi darurat banjir, pihaknya terus melakukan monitoring dan patroli kesiagaan. Dalam melakukan hal tersebut, BPBD dibantu oleh komunitas relawan di Kota Pekalongan, meliputi Rescue Pekalongan, Mancing Mania, SAR Java, SAR Sotong, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

“Beberapa posko bencana sudah berdiri di beberapa titik bencana. Kami pun mendirikan Posko Dapur Umum di depan kantor BPBD baru di Jalan Sri Wijaya. Serta ada juga beberapa posko yang didirikan secara inisiatif oleh komunitas relawan sendiri,” tandas Suseno. (han/adv/ida)