Wabup Tak Sepakati Lokasi RSUD

464
SEMPIT : Lokasi eks Pasar Hewan Mertoyudan yang digadang-gadang jadi RSUD oleh Pemkab Magelang disoal oleh sejumlah kalangan. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
SEMPIT : Lokasi eks Pasar Hewan Mertoyudan yang digadang-gadang jadi RSUD oleh Pemkab Magelang disoal oleh sejumlah kalangan. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
SEMPIT : Lokasi eks Pasar Hewan Mertoyudan yang digadang-gadang jadi RSUD oleh Pemkab Magelang disoal oleh sejumlah kalangan. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
SEMPIT : Lokasi eks Pasar Hewan Mertoyudan yang digadang-gadang jadi RSUD oleh Pemkab Magelang disoal oleh sejumlah kalangan. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

MUNGKID— Rencana pembangunan RSUD tipe B di lokasi bekas eks Pasar Hewan Blondo Mertoyudan dinilai oleh Wakil Bupati Magelang Zaenal Arifin tidak memenuhi syarat kelayakan. Selain lahan yang sempit, lokasi dianggap kurang strategis.

”Kalau usul saya tetap di sepanjang Jalan Soekarno Hatta menuju ke Sawitan (komplek Pemkab). Di sana kan banyak tanah luas,” kata Wabup usai rapat paripurna di DPRD Kabupaten Magelang, kemarin.

”Di sana (eks Pasar hewan) kan sudah sangat crowded. Dan jika dari arah Jogja harus memutar lebih jauh,” tambah dia.

Dengan lokasi yang berdekatan dengan komplek Pemkab Magelang, maka bisa meningkatkan keramaian di pusat ibu kota kabupaten. ”Nantinya juga akan muncul simpul-simpul ekonomi baru. Muncul warung dan semacamnya,” kata dia.