Bersih-Bersih Kelenteng Simbol Pembersihan Diri

486
BERSIH DIRI: Para umat membersihkan patung dewa-dewi di Kelenteng Tay Kak Sie Gang Lombok, Semarang Tengah, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERSIH DIRI: Para umat membersihkan patung dewa-dewi di Kelenteng Tay Kak Sie Gang Lombok, Semarang Tengah, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERSIH DIRI: Para umat membersihkan patung dewa-dewi di Kelenteng Tay Kak Sie Gang Lombok, Semarang Tengah, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERSIH DIRI: Para umat membersihkan patung dewa-dewi di Kelenteng Tay Kak Sie Gang Lombok, Semarang Tengah, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PURWODINATAN – Sejumlah umat dan pengurus Yayasan Kelenteng Tay Kak Sie Gang Lombok, Semarang melakukan bersih-bersih kongco (patung dewa-dewi) menjelang perayaan Imlek, Rabu (3/2) kemarin. Kegiatan tersebut dilakukan usai ritual Siang Sin Giu Hok atau ritual mengantar para dewa ke kahyangan pada Selasa (2/2) lalu.

”Bersih-bersih dilakukan sehari setelah ritual menaikkan dewa-dewi ke langit untuk membawa kabar baik dan buruk selama setahun kepada Sang Pencipta. Bersih-bersih kelenteng dan patung dewa-dewi tersebut sebagai simbol pembersihan diri,” ungkap Ketua I Yayasan Kelenteng Tay Kak Sie, Yoe Hok, kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Salah satu Locu Keleteng Tay Kak Sie, Irvan Hermawan, menambahkan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menyiapkan lokasi sembahyang yang sakral saat Imlek tiba tepat 8 Februari mendatang. Untuk pembersihan, mulai dari puluhan patung dan enam altar. ”Ini jadi tradisi setiap tahun dan merupakan kewajiban kami untuk membersihkan kelenteng jelang Imlek,” katanya