Tak Lagi Kontak Senjata, Kini Prajurit Hadapi Cyber War

Kisah Letkol Inf Denny Marantika, Dandim Sragen yang Warga Semarang

639
MELEK TEKNOLOGI: Letnan Kolonel Infanteri Denny Marantika saat menghadiri acara di Lapangan Pancasila Simpang Lima, belum lama ini. (ISTIMEWA)
MELEK TEKNOLOGI: Letnan Kolonel Infanteri Denny Marantika saat menghadiri acara di Lapangan Pancasila Simpang Lima, belum lama ini. (ISTIMEWA)
MELEK TEKNOLOGI: Letnan Kolonel Infanteri Denny Marantika saat menghadiri acara di Lapangan Pancasila Simpang Lima, belum lama ini. (ISTIMEWA)
MELEK TEKNOLOGI: Letnan Kolonel Infanteri Denny Marantika saat menghadiri acara di Lapangan Pancasila Simpang Lima, belum lama ini. (ISTIMEWA)

Di tengah perkembangan informasi teknologi saat ini, seorang prajurit TNI tidak lagi melakukan perang dengan kontak senjata. Namun kini beralih ke cyber war. Ini dialami Letnan Kolonel Infanteri Denny Marantika. Seperti apa?

ABDUL MUGHIS

LETNAN Kolonel Infanteri Denny Marantika tercatat sebagai warga Perumahan Pondok Ngaliyan Asri Nomor 62, Kelurahan Tambakaji, Ngaliyan, Semarang. Saat ini, ia menjabat sebagai Komandan Kodim 0725/Sragen.

Kepada Jawa Pos Radar Semarang, Denny mengaku memiliki segudang cerita menarik selama bertugas menjadi anggota TNI. Tugas berat yang kini dihadapi oleh prajurit TNI salah satunya adalah cyber war.

Dikatakan, perkembangan teknologi internet memiliki efek positif dan negatif. Salah satu ancaman yang dihadapi adalah cyber war. Di antaranya, bentuk aksi penyebaran informasi yang bersifat rahasia, sensitif, hingga menyebarkan hal negatif demi tujuan menghancurkan.