Progres di Jateng Paling Lambat

Proyek Tol Trans Jawa

692
PERLU PERCEPATAN: Sejumlah alat berat mengangkut material tanah di lokasi pembangunan tol Bawen–Solo beberapa waktu lalu. Pembangunan tol trans Jawa di Provinsi Jawa Tengah tergolong lamban dibandingkan provinsi lainnya. (Radar Semarang files)
PERLU PERCEPATAN: Sejumlah alat berat mengangkut material tanah di lokasi pembangunan tol Bawen–Solo beberapa waktu lalu. Pembangunan tol trans Jawa di Provinsi Jawa Tengah tergolong lamban dibandingkan provinsi lainnya. (Radar Semarang files)

”Jangan sampai konstruksi berhenti gara-gara masalah seperti tanah kas desa yang belum terselesaikan. Cepat carikan solusi. Sehingga rumor Jawa Tengah berubah, dari gedhek menjadi semen.”

Muhammad Abduh, Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Infrastruktur dan Investasi

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dipaksa segera merampungkan proyek jalan tol trans Jawa. Pasalnya, pembangunan tol trans Jawa di provinsi ini terhitung paling lambat. Wilayah lain seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur tergolong lancar, bahkan sebagian besar sudah beroperasi.

Hal itu dikatakan Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Infrastruktur dan Investasi Muhammad Abduh dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Jalan Tol Ruas Semarang-Solo, di Gubernuran, Kamis (4/2).

Dia mengakui, pembebasan lahan menjadi kendala utama. Karena itu, untuk mempercepat progres trans Jawa, Presiden telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 148 tahun 2015. Aturan itu menggantikan Perpres nomor 17 tahun 2012 mengenai penyelenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.