Sebulan, 73 Warga Terserang DB

493
PENYAKIT TAHUNAN : Dokter RSUD Kraton saat memeriksa anak yang menderita penyakit demam berdarah (DB), kemarin. Jumlah penderita DB terus meningkat di musim penghujan ini. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
PENYAKIT TAHUNAN : Dokter RSUD Kraton saat memeriksa anak yang menderita penyakit demam berdarah (DB), kemarin. Jumlah penderita DB terus meningkat di musim penghujan ini. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
PENYAKIT TAHUNAN : Dokter RSUD Kraton saat memeriksa anak yang menderita penyakit demam berdarah (DB), kemarin. Jumlah penderita DB terus meningkat di musim penghujan ini. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
PENYAKIT TAHUNAN : Dokter RSUD Kraton saat memeriksa anak yang menderita penyakit demam berdarah (DB), kemarin. Jumlah penderita DB terus meningkat di musim penghujan ini. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Selama bulan Januari hingga Kamis (04/2), sebanyak 73 warga terjangkit penyakit demam berdarah (DB). Mereka tersebar pada 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Sebagian besar penderita DB hingga kini masih dirawat di RSUD Kajen dan Kraton, serta didominasi oleh anak-anak.

Kecamatan Kedungwuni dan Sragi, adalah dua wilayah yang mengalami penderita DB terbanyak. Yakni 29 orang di Kecamatan Kedungwuni dan 22 di Kecamatan Sragi. Meningkatnya jumlah penderita DB jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang hanya 66 orang pada bulan yang sama lebih disebabkan buruknya pola hidup masyarakat, khususnya di pemukiman padat.

Suroso, 43, warga Kelurahan Kedungwuni Timur, mengaku kecewa dengan Puskesmas Kedungwuni yang tidak melakukan fogging atau penyemprotan pada sarang nyamuk, meski di kelurahannya sudah ada 5 warga yang terjangkit DB.