Pemprov Janji Modali Pedagang Kecil

494

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berjanji akan memfasilitasi pinjaman modal usaha untuk para pedangan kecil. Namun demikian dengan catatan bahwa pedagang tersebut memiliki jaminan yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Seperti Bank Jateng, telah memfasilitasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), memberikan stimulan kepada UMKM. Untuk ke depan, pedagang-pedagang kecil, PKL, bisa kami fasilitasi sepanjang dia punya jaminan yang bisa dipertanggungjawabkan,” kata Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono, usai membuka Sosialisasi Peraturan OJK tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dan Tata Kelola Terintegrasi di Hotel Patrajasa, Kamis (4/2).

Menurutnya, kebanyakan masyarakat masih beranggapan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selama ini hanya mempunyai peran menyumbangkan laba kepada pemerintah daerah. Padahal, kata dia, selain menyumbang laba, tujuan pendirian BUMD juga untuk memberikan manfaat bagi perekonomian daerah dan menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan atau jasa yang bermutu. “BUMD kita seolah-olah hanya diminta untuk mencari laba atau untung saja. Padahal yang dilakukan mereka sudah banyak,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya berharap BUMD mampu mengambil peran dalam pengentasan kemiskinan dan pengangguran. “Tolong, nanti program-program kita melalui APBD di tingkat provinsi dan kabupaten maupun APBN bisa bersinergi dengan program lembaga jasa keuangan sehingga ekspansi penyaluran kredit, khususnya bagi UMKM dan sektor usaha produktif lainnya meningkat,” terang pria yang juga Komisaris Utama Bank Jateng itu. (amu/smu)