Dinkes Antisipasi Sebaran Virus Zika

531

virus zika

UNGARAN–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang berupaya mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus Zika di Bumi Serasi Ungaran. Kesiapan itu mencakup prosedur penanganan, fasilitas medis hingga kemampuan tenaga medis.

Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Semarang, Ngakan Putu mengatakan bahwa kendati penyakit Zika adalah penyakit baru yang disebabkan virus, namun penanganannya tidak jauh berbeda dengan penyakit menular lainnya seperti HIV/AIDS maupun demam berdarah. Sehingga tanpa harus menunggu instruksi dari Kementerian Kesehatan, Kabupaten Semarang sudah menerapkan standard operation procedure (SOP) penanganan yang sudah ditentukan.

“Semua rumah sakit baik swasta maupun pemerintah sudah siap. Termasuk dengan Puskesmas sudah siap, untuk melakukan penanganan. SOP-nya sudah jelas bagaimana menangani penyakit menular, bagaimana mengantisipasinya, perawatannya dan paska perawatannya,” ungkap Ngakan.

Ngakan menambahkan, khusus penanganan penyakit menular atau penyakit khusus lainnya berbeda dengan penanganan penyakit pada umumnya. Untuk peralatannya hampir sama, hanya penanganannya yang beda yakni menyesuaikan penyakitnya. Seperti Zika karena penyakit menular sehingga tidak dicampur di rumah sakit dengan pasien penyakit lainnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RSUD Ambarawa, Rini Susilowati mengatakan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya sudah memiliki fasilitas medis untuk penanganan penyakit menular termasuk Zika. Selain itu, sudah menerapkan SOP untuk penanganannya. “Bahkan saat ini kami sedang mengembangkan ruangan untuk penyakit infeksius seperti HIV/AIDS, TBC, dan penyakit cacar. Fasilitas itu juga dapat digunakan untuk penanganan penyakit Zika,” ujarnya. (tyo/ida)