Ditipu Rp 1 M, Bos Sivex Polisikan Kontraktor

1731

SEMARANG – Seorang kontraktor di Semarang dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang dengan tuduhan melakukan penipuan dan penggelapan uang pembangunan room karaoke di Jalan Sompok Raya No 68, Semarang Selatan. Tak tanggung-tanggung nilai uang yang diduga dibawa kabur terlapor mencapai Rp 1 miliar.

Terlapor dalam kasus ini adalah Fendi Suryo W, warga Jalan Seroja Timur, Semarang. Ia dipolisikan oleh Bos Sivex Fashion Indonesia, Herdy Utomo, 35, warga Jalan Seroja Selatan No 26 RT 04 RW 01, Kelurahan Karang Kidul, Semarang Tengah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan kasus penipuan dan penggelapan tersebut berawal pada Juni 2015 silam. Bermula saat Fendi menawarkan kepada korban untuk menjadi tenaga ahli dan general kontraktor dalam pembangunan room karaoke di Jalan Sompok Raya Nomor 68 Semarang Selatan. Tawaran tersebut kemudian diterima oleh korban dan permbicaraan terkait hal itu berjalan intens.

”Ia (Fendi, Red) menawarkan ke saya untuk menjadi tenaga ahli dan general kontraktor. Saya menanggapi tawaran itu dan melangsungkan kesepakatan,” ujarnya saat melapor di SPKT Polrestabes Semarang, kemarin.

Selanjutnya antara korban dan terlapor bertemu di depan Ace Hardware Living Plaza Jalan Pahlawan Semarang. Di lokasi tersebut, kontrak kerja sama dan penyerahan uang dilakukan. Total uang yang sudah diserahkan korban kepada terlapor mencapai Rp 1,098 miliar.

”Ada surat perjanjian kerja samanya, uang juga sudah saya berikan. Tapi pembangunan tidak berjalan semestinya. Justru dia menghilang tanpa kabar,” ungkap pria yang juga pemilik sekolah model Sivex Artist Management Semarang ini.

Begitu mengetahui terlapor tidak ada kabar, korban berusaha untuk mencarinya. Tapi hingga kini upaya tersebut masih belum membuahkan hasil. Akhirnya, korban memilih langkah hukum dengan melaporkan Fendi Suryo ke polisi atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan sesuai pasal 378/372 KUHP. (har/jpnn/aro/ce1)