Pasangan Terpilih ”Urunan” untuk Pelantikan

850
MENUNGGU MENDAGRI: Sekda Jawa Tengah Sri Puryono (tengah), Kepala Biro Otonomi Daerah Setda Riena Retnaningrum (kiri), dan Kepala Biro Humas Setda Sinoeng N Rachmadi (kanan) saat memberikan pernyataan usai rapat rencana pelantikan calon kepala daerah, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
MENUNGGU MENDAGRI: Sekda Jawa Tengah Sri Puryono (tengah), Kepala Biro Otonomi Daerah Setda Riena Retnaningrum (kiri), dan Kepala Biro Humas Setda Sinoeng N Rachmadi (kanan) saat memberikan pernyataan usai rapat rencana pelantikan calon kepala daerah, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
MENUNGGU MENDAGRI: Sekda Jawa Tengah Sri Puryono (tengah), Kepala Biro Otonomi Daerah Setda Riena Retnaningrum (kiri), dan Kepala Biro Humas Setda Sinoeng N Rachmadi (kanan) saat memberikan pernyataan usai rapat rencana pelantikan calon kepala daerah, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
MENUNGGU MENDAGRI: Sekda Jawa Tengah Sri Puryono (tengah), Kepala Biro Otonomi Daerah Setda Riena Retnaningrum (kiri), dan Kepala Biro Humas Setda Sinoeng N Rachmadi (kanan) saat memberikan pernyataan usai rapat rencana pelantikan calon kepala daerah, kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Pelantikan serentak calon kepala daerah terpilih di Provinsi Jawa Tengah masih belum ada kepastian. Waktu pelaksanaannya masih belum ditentukan. Yaitu antara 15 atau 16 Februari. Meski begitu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sri Puryono sudah memastikan jika pelantikan digelar di Lapangan Simpang Lima, Semarang.

”Kalau tanggalnya masih menunggu petunjuk dari Kementerian Dalam Negeri (Mendagri),” tegas Sri Puryono ketika ditemui awak media di kantornya, kemarin. Meski disebut pelantikan serentak, ada empat daerah dari 21 kabupaten/kota yang ketinggalan. Hal ini disebabkan karena masa jabatan kepala masing-masing masih sisa beberapa bulan. Untuk Kabupaten Pekalongan berakhir 26 Mei, Sragen 5 Mei, Grobogan 13 Maret, dan Demak 3 Mei. ”Terkait hal ini juga masih belum ada kepastian. Apakah akan mengikuti pelantikan dulu, atau menunggu masa jabatan mereka berakhir,” tuturnya didampingi Kepala Biro Otonomi Daerah Riena Retnaningrum dan Kepala Biro Humas Sinoeng N Rachmadi.