Pelatda di Tiga Kota

465

SEMARANG – Pengprov PASI Jateng menggulirkan pelatda atletik PON di tiga kota yaitu Semarang, Salatiga dan Cepu. Untuk Semarang difokuskan untuk nomor-nomor teknik dan sprint, sedangkan Salatiga untuk jarak menengah dan marathon serta Cepu khusus marathon.

”Pelatda atletik sudah dimulai 11 Januari kemarin. Sebenarnya ingin dipusatkan di Semarang, tapi karena situasional, seperti pekerjaan atlet dan kondisi medan membuat pelatda dibagi menjadi tiga kota. Nomor tolak, lempar, lompat ada di Semarang, sedangkan lari jarak menengah di Salatiga. Tapi tiap dua minggu sekali berlatih ,” kata Rumini.

Menurut Rumini, atletik memanggil 29 atlet dan 12 pelatih untuk pelatda ini. Ke-29 atlet tersebut adalah mereka yang dinyatakan lolos pada babak kualifikasi PON. Di antara mereka yang di pelatda, masih terdapat muka-muka lama seperti Erni Ulatningsih, Noce Matital, Ari Swandana (marathon), Dwi Ratnawati (lempar cakram) dan Kresna Wahyu (tolak peluru).

Meskipun ditinggalkan dua atlet andalannya Trianingsih dan Agus Prayogo, Rumini berharap cabang atletik tetap menyumbangkan minimal tiga medali emas. ”Kalau harus menyamai dengan perolehan PON 2012 dengan tujuh emas, rasanya memang berat. Tapi kami menyiapkan atlet yang bisa diharapkan menyumbang emas, diantaranya Erni, Dwi Ratna, Kresna Wahyu, Rusmanto (lempar lembing), Okky Setyo Utomo (lompat jauh) dan Ambar Winarsih (lari 800 m),” tandasnya. (bas/smu)