Tak Miliki Izin, 1 Pikap Daging Disita

Pemasok Daging di Pasar Johar

400
RAZIA : Petugas Dinas Pertanian Kota Semarang dan Satpol PP Kota Semarang melakukan razia terhadap pemasok daging di kawasan Pasar Johar, Minggu malam (7/2) kemarin, sekitar pukul 01.00 dini hari. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAZIA : Petugas Dinas Pertanian Kota Semarang dan Satpol PP Kota Semarang melakukan razia terhadap pemasok daging di kawasan Pasar Johar, Minggu malam (7/2) kemarin, sekitar pukul 01.00 dini hari. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAZIA : Petugas Dinas Pertanian Kota Semarang dan Satpol PP Kota Semarang melakukan razia terhadap pemasok daging di kawasan Pasar Johar, Minggu malam (7/2) kemarin, sekitar pukul 01.00 dini hari. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAZIA : Petugas Dinas Pertanian Kota Semarang dan Satpol PP Kota Semarang melakukan razia terhadap pemasok daging di kawasan Pasar Johar, Minggu malam (7/2) kemarin, sekitar pukul 01.00 dini hari. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PURWODINATAN – Para pemasok daging di Kota Semarang belum semuanya tertib perizinannya. Terbukti, masih ada pemasok yang tidak memiliki izin ketika menjual daging di kawasan Pasar Johar. Sebagaimana hasil razia yang dilakukan petugas Dinas Pertanian Kota Semarang menggandeng Satpol PP Kota Semarang di kawasan Pasar Johar, Minggu malam (7/2) kemarin, sekitar pukul 01.00 dini hari.

Dari puluhan pemasok daging tersebut, semuanya menggunakan kendaraan roda empat jenis pikap. Saat 5 pemasok daging diperiksa petugas terkait surat izin daging, terdapat 1 pemasok dari Boyolali yang tidak bisa menunjukkan surat izinnya.

Kabid Transtibunmas Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir mengakui telah menyita berupa daging sebanyak 2 mobil pikap milik pemasok dari Kabupaten Boyolali. Pasalnya, pemasok tidak memiliki izin terkait daging yang dijualnya.