Tionghoa Pertama di Ngaliyan

478
Jongkie Tio (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Jongkie Tio (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Jongkie Tio (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Jongkie Tio (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

LAKSAMANA Cheng Ho ternyata bukan orang pertama dari etnis Tionghoa yang datang ke Semarang. Sebelumnya, sudah ada pedagang dari Negeri Tirai Bambu yang sudah berlabuh di Mangkang dan tinggal di permukiman di daerah Ngaliyan. Sayang, sekarang tidak ada bukti peninggalan yang bisa ditemukan.

Hal itu dikatakan Sejarawan Semarang, Jongkie Tio saat ditemui di tempat tinggalnya Rumah Makan Semarang, Jalan Gajahmada. Dari literaturnya, tujuan bangsa Tionghoa ekspansi ke tanah Semarang hanya untuk berdagang semata. ”Bahkan 400 tahun sebelum masehi, diperkirakan mereka sudah datang ke tanah Jawa,” ucapnya.

Pihaknya menceritakan, saat datang ke Semarang, orang-orang Tionghoa berpenampilan seperti di film-film Mandarin. Bajunya seperti busana vampir Tionghoa, rambutnya dikuncir dan dikepang panjang.