Cetak Kader Tangguh, PP Bentuk Sasana Bela Diri

1200
BELA DIRI: Sasana bela diri Jaga Raga bentukan PP diresmikan di Lapangan Tri Lomba Juang, Semarang, Minggu (7/2). (Ist)
BELA DIRI: Sasana bela diri Jaga Raga bentukan PP diresmikan di Lapangan Tri Lomba Juang, Semarang, Minggu (7/2). (Ist)
BELA DIRI: Sasana bela diri Jaga Raga bentukan PP diresmikan di Lapangan Tri Lomba Juang, Semarang, Minggu (7/2). (Ist)
BELA DIRI: Sasana bela diri Jaga Raga bentukan PP diresmikan di Lapangan Tri Lomba Juang, Semarang, Minggu (7/2). (Ist)

MUGASSARI – MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang mendirikan sasana bela diri Jaga Raga. Tujuannya, menyatukan semua bentuk bela diri dalam satu wadah yang akan menyalurkan semua kegiatan positif, termasuk meraih prestasi di bidang olahraga. Selain itu juga untuk memperkuat basis massa serta mencetak kader yang tangguh. Peresmian sasana bela diri dilaksanakan di Lapangan Tri Lomba Juang, Semarang, Minggu (7/2).

Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kota Semarang sekaligus Ketua Pembina Sasana Bela Diri Jaga Raga, Joko Santoso menjelaskan, sasana ini nantinya masuk sebagai salah satu lembaga resmi ormas PP Kota Semarang. ”Ide ini juga muncul dari para awak media. Ini bukan untuk gagah-gagahan tapi agar anggota PP lebih sehat dan pelan-pelan bisa berprestasi dalam olah raga bela diri,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, itu.

Sebagai ormas garda depan dalam menjaga ideologi Pancasila, seluruh anggota PP Kota Semarang diharapkan bisa menjaga dirinya sendiri. Oleh karena itu, dirinya akan mewajibkan seluruh anggota PP di Kota Semarang ikut berlatih bela diri ini. Pihaknya juga menggandeng beberapa perguruan bela diri, khususnya pencak silat untuk melatih kader PP bela diri. ”Kami memilih pencak silat untuk bekerja sama, karena PP dan beberapa perguruan pencak silat memiliki benang merah dalam perjalanan sejarah mempertahankan ideologi Pancasila di Indonesia,” tandasnya.

Ketua panitia acara, Lanang Wibisono menambahkan, sasana bela diri ini dapat menjadi wadah kegiatan positif sehingga bisa menghilangkan kesan preman yang kerap melekat di tubuh ormas PP. Wadah bela diri ini juga untuk menanamkan mental positif sekaligus membentuk kader-kader baru yang dapat menjunjung tinggi ideologi Pancasila. ”Diharapkan, sasana ini juga bisa menyelamatkan generasi muda untuk bisa menyalurkan energi positifnya dalam dunia olahraga. Daripada menyalurkannya di jalanan,” tegasnya. (zal/ce1)