Latihan Keras, Kejar Ketertinggalan

701
ASLI BREBES: Pegulat Bayu Sumantio (kiri) bersama pelatih serta pegulat putri yang juga lolos ke PON 2016 Wirna Fujiyati (kanan). (IST)
ASLI BREBES: Pegulat Bayu Sumantio (kiri) bersama pelatih serta pegulat putri yang juga lolos ke PON 2016 Wirna Fujiyati (kanan). (IST)
ASLI BREBES: Pegulat Bayu Sumantio (kiri) bersama pelatih serta pegulat putri yang juga lolos ke PON 2016 Wirna Fujiyati (kanan). (IST)
ASLI BREBES: Pegulat Bayu Sumantio (kiri) bersama pelatih serta pegulat putri yang juga lolos ke PON 2016 Wirna Fujiyati (kanan). (IST)

SEMARANG – Tampil di ajang olahraga paling bergengsi, Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi mimpi setiap atlet. Bertanding di ajang yang jadi tolak ukur prestasi olahraga nasional tersebut kesan pasti menjadikan kesan tersendiri.

Termasuk bagi Bayu Sumantio, atlet asal Brebes. Berlatih gulat sejak SMP, Bayu memastikan tiket ke PON 2016 di Jabar September mendatang setelah menempati peringkat lima di kelasnya, pada Pra-PON lalu. Dia mengaku, pengalaman pertamanya bertanding di PON cukup membuatnya gugup namun sekaligus senang.

“Perasaannya senang dan bangga sekaligus nervous. Baru kali ini Brebes meloloskan pegulat ke PON, saya tampil di kelas 59 kg greco putra,” ujar Bayu kepada Jawa Pos Radar Semarang. Selain Bayu, ada pegulat Brebes lainnya yang lolos ke PON, yakni Wirna Fujiyati yang merupakan pegulat wanita Jateng pertama yang lolos ke PON.