Pelajar Dominasi Korban Kecelakaan

542

MAGELANG – Angka kecelakaan di Kota Magelang pada Januari 2016 mengalami peningkatan. Data Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Magelang Kota mencatat, terjadi peningkatan hampir 100 persen jika dibandingkan Januari 2015. Korban kecelakaan didominasi pengendara kendaraan bermotor yang berusia di bawah umur.

Kasat Lantas Polres Magelang Kota AKP Riswanto menerangkan, selama Januari 2016 sudah terjadi 21 kecelakaan. Korbannya 3 orang meninggal dunia dan 26 orang luka ringan. Tren itu lebih tinggi dibanding Januari 2015, yakni 14 kejadian dengan korban 4 meninggal dunia dan 17 luka ringan.

”Penyebab kenaikan kecelakaan lalu lintas seperti faktor anomali cuaca dan perilaku pengendara di jalan raya,” terang Riswanto, Senin (8/2).

Riswanto mengungkapkan, pihaknya terus berupaya menekan angka kecelakaan mengingat tren tersebut terus mengalami peningkatan. Pada 2014 tercatat sebanyak 106 kasus dan 2015 ada 136 kecelakaan.

”Kami berusaha menekan angka di tahun 2016 ini dengan menggunakan langkah preventif edukatif. Baik melalui sekolah pelopor keselamatan, mengedukasi siswa TK, hingga tindakan penilangan” ungkapnya.

Riswanto membenarkan bila korban kecelakaan didominasi pengendara di bawah umur terutama pelajar. ”Mereka belum memenuhi persyaratan seperti kepemilikan SIM C tetapi sudah nekat berkendara di jalan raya tanpa memahami peraturan,’ tegasnya.

Ia menyebutkan, terdapat beberapa titik jalan yang perlu diwaspadai mengingat seringnya terjadi kecelakaan. Kontur dan kondisi jalan yang mulus membuat kecenderungan pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. ”Ada tiga titik yang perlu kehati-hatian khusus, yaitu Jalan Soekarno Hatta, Ahmad Yani dan Urip Sumoharjo,” ujarnya mengingatkan.