Ribuan Warga Banjiri Sam Poo Kong

1634
LIBURAN IMLEK: Ribuan warga menyaksikan festival barongsai di Kelenteng Sam Poo Kong Gedung Batu, Semarang kemarin. (kanan) Kirab lampion dan barongsai di Jalan Pemuda Semarang. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LIBURAN IMLEK: Ribuan warga menyaksikan festival barongsai di Kelenteng Sam Poo Kong Gedung Batu, Semarang kemarin. (kanan) Kirab lampion dan barongsai di Jalan Pemuda Semarang. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LIBURAN IMLEK: Ribuan warga menyaksikan festival barongsai di Kelenteng Sam Poo Kong Gedung Batu, Semarang kemarin. (kanan) Kirab lampion dan barongsai di Jalan Pemuda Semarang. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LIBURAN IMLEK: Ribuan warga menyaksikan festival barongsai di Kelenteng Sam Poo Kong Gedung Batu, Semarang kemarin. (kanan) Kirab lampion dan barongsai di Jalan Pemuda Semarang. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG — Hari libur perayaan Imlek, Senin (8/2) kemarin, dimanfaatkan warga untuk berwisata. Salah satu tempat yang ramai dikunjungi warga kemarin adalah Kelenteng Sam Poo Kong di Gedung Batu, Semarang. Hampir sebagian besar pengunjung kelenteng terbesar di Indonesia ini didominasi wisatawan lokal asal Semarang dan sekitarnya. Rata-rata pengunjung warga muslim lebih besar dibandingkan kalangan etnis Tionghoa. Mereka rela berdesak-desakkan menyaksikan festival barongsai yang digelar di kelenteng peninggalan Laksamana Cheng Ho tersebut. Cuaca mendung dan sesekali rintik hujan membuat suasana terasa lebih adem.

Pengurus Kelenteng Sam Poo Kong, Tutuk Kurniawan, mengatakan, liburan Imlek tidak hanya dirayakan bagi etnis Tionghoa, melainkan warga muslim. ”Mayoritas pengunjung dari kalangan muslim, hampir 70 persen,” katanya kepada wartawan.