Masih Banyak Sopir Angkot dan Taksi Tak Patuh Aturan

519
TAK TERTIB: Petugas Dishubkominfo Kota Semarang melakukan tilang terhadap angkutan umum yang melanggar aturan, kemarin (10/2). (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK TERTIB: Petugas Dishubkominfo Kota Semarang melakukan tilang terhadap angkutan umum yang melanggar aturan, kemarin (10/2). (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK TERTIB: Petugas Dishubkominfo Kota Semarang melakukan tilang terhadap angkutan umum yang melanggar aturan, kemarin (10/2). (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK TERTIB: Petugas Dishubkominfo Kota Semarang melakukan tilang terhadap angkutan umum yang melanggar aturan, kemarin (10/2). (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang, mulai menggencarkan razia penertiban angkutan umum. Sasarannya angkutan kota dan taksi. Seperti yang dilakukan Rabu (10/2) kemarin.

Razia mulai dari kelengkapan administrasi hingga pelanggaran lalu lintas. Hasilnya petugas banyak menemukan sopir yang melakukan pelanggaran dua hal tersebut.

Kasi Lalu Lintas Dishubkominfo Kota Semarang, Prasetyo mengatakan banyak angkutan umum yang tidak dilengkapi dengan surat-surat administrasi seperti tidak memperpanjang izin trayek dan izin layak jalan. Selain itu juga melakukan pelanggaran lalu lintas, yakni mangkal atau berhenti di kawasan larangan. ”Sanksinya adalah mereka ditilang dan dikirim ke pengadilan. Diharapkan sanksi ini bisa membuat mereka jera dan mematuhi aturan lalu lintas,” katanya.

Dalam razia yang berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman tersebut banyak ditemukan angkutan umum yang tidak memperpanjang izin trayek selama 2 sampai 3 tahun sehingga dalam operasionalnya mereka melanggar. ”Tentunya sangat membahayakan keselamatan penumpang. Selain itu banyak armada yang kondisinya tidak layak jalan,” tandasnya.

Razia dilakukan di tempat-tempat pemberhentian angkot dan taksi seperti yang terjadi Jalan Jenderal Sudirman, perempatan IAIN Walisongo dan terminal Cangkiran. ”Ini nantinya akan dilakukan secara rutin sehingga mereka sopir angkot akan jera dan mematuhi aturan yang berlaku,” katanya. (hid/zal/ce1)