Mirna Di-Deadline Setahun Tuntaskan Jalan Rusak

949

Menurut Ganjar, Bupati Mirna harus memiliki akun media sosial yang dapat memfasilitasi masyarakat Kendal untuk wadul. Sehingga semua jalan-jalan rusak maupun infrastruktur lainnya terpantau dan pemerintah bisa segera mengambil tindakan.“Silahkan mau akun itu berupa Facebook, Twitter, Instagram, atau layanan SMS senter dan sebagainya. Yang penting masyarakat bisa mendapatkan jawaban dan kepastian kapan daerahnya bisa dibangun,” tandasnya.

Ganjar mencontohkan dengan Jalan Ngampel Raya di Kelurahan Trompo yang dulu pernah dipantaunya. Jalan tersebut dulu sangat rusak. Bahkan Ganjar saat itu menyebutnya sebagai kubangan kebo.

Tapi sekarang, jalan sudah dibangun dan masyarakat sudah tidak ada keluhan lagi. Sebab jalan menghambat aktivitas masyarakat. Sehingga ekonomi masyarakat juga akan terhambat. “Sekarang jalan di Trompo sudah dibangun,” tuturnya.

Ganjar berjanji akan memberikan bantuan jika memang Kendal kesulitan dalam membangun jalan. Tidak hanya jalan-jalan kabupaten, pihaknya juga akan berikan dana bantuan kepada desa-desa lebih banyak lagi. “Syaratnya cuma satu, jalan-jalan harus diperbaiki semua. Sebab saya ingin Jateng ini semua jalan mulus,” paparnya.

Sementara terkait jalur pantura yang rusak menurutnya hal itu tanggung jawab pemerintah pusat. Tapi pihaknya sudah melaporkan kepada pemerintah pusat agar segera diperbaiki. Minimal aspal yang berlubang segera ditutup sehingga tidak membahayakan warga.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kendal terpilih, Mirna Anissa, mengaku siap menjalankan perintah gubernur. Sebab memang salah satu programnya adalah perbaikan infrastruktur jalan.“Apalagi ada bantuan anggaran dari pemerintah provinsi. Maka akan saya minta nantinya semua pihak, terutama masyarakat Kendal untuk bersama -sama membuat Kendal lebih baik,” timpal Mirna. (bud/zal)