Antisipasi Longsor, Tanam 4.000 Pohon

431
PENGHIJAUAN: Sejumlah anggota Persit Kartika Chandra Kirana bersiap ikut menanam di Bukit Pagerluhur. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
PENGHIJAUAN: Sejumlah anggota Persit Kartika Chandra Kirana bersiap ikut menanam di Bukit Pagerluhur. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
PENGHIJAUAN: Sejumlah anggota Persit Kartika Chandra Kirana bersiap ikut menanam di Bukit Pagerluhur. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
PENGHIJAUAN: Sejumlah anggota Persit Kartika Chandra Kirana bersiap ikut menanam di Bukit Pagerluhur. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)

WONOSOBO – Aksi peduli lingkungan digelar jajaran Kodim 0707 Wonosobo. Mereka menanam 4.000 pohon di Bukit Pagerluhur Dusun Pagersampang Desa Pagerrejo Kertek yang rawan longsor.

Danramil 06/Kertek Kapten Inf Sugeng Haryanto selaku ketua pelaksana menjelaskan, Dusun Pagersampang memiliki karakteristik daerah rawan longsor karen tingkat kemiringannya 60-90 derajat. “Pada tahun 1982, menurut hasil survei yang dilakukan oleh UGM Jogjakarta, bila terjadi longsor pada bukit Pagerluhur, tanah bisa bergeser sejauh 3 – 4 kilometer,” katanya.

Bukit Pagerluhur saat ini sudah dipasang alat pendeteksi longsor. Alat ini akan memberitahu kalau terjadi pergeseran tanah. “Seperti hari ini karena terjadi hujan dalam beberapa hari ini secara terus menerus terjadi pergeseran tanah sejauh 6 mm. Itu masih dalam titik aman,” katanya.