Jalan Gatot Soebroto di Gunung Tidar Diaktifkan

638
SARASEHAN : Garda Relawan Indonesia (Garda Rescue) bercengkrama dengan pelajar Kota Magelang, pengelola Gunung Tidar dan beberapa komunitas relawan serta pemerhati lingkungan saat sarasehan di halaman parkir Gunung Tidar. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
SARASEHAN : Garda Relawan Indonesia (Garda Rescue) bercengkrama dengan pelajar Kota Magelang, pengelola Gunung Tidar dan beberapa komunitas relawan serta pemerhati lingkungan saat sarasehan di halaman parkir Gunung Tidar. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
SARASEHAN : Garda Relawan Indonesia (Garda Rescue) bercengkrama dengan pelajar Kota Magelang, pengelola Gunung Tidar dan beberapa komunitas relawan serta pemerhati lingkungan saat sarasehan di halaman parkir Gunung Tidar. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
SARASEHAN : Garda Relawan Indonesia (Garda Rescue) bercengkrama dengan pelajar Kota Magelang, pengelola Gunung Tidar dan beberapa komunitas relawan serta pemerhati lingkungan saat sarasehan di halaman parkir Gunung Tidar. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Pengembangan wisata Gunung Tidar terus dilakukan. Terbaru, UPTD Gunung Tidar di bawah Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kota Magelang mengaktifkan jalur pendakian yang disebut Jalan Gatot Soebroto yang ada di gunung tersebut.

“Sudah mulai dibersihkan awal Februari ini,” kata Kepala UPTD Gunung Tidar, Widodo, kemarin.

Ia menjelaskan kondisi jalan tersebut. Saat ini ditumbuhi semak belukar dan pohon salak. Lebar jalur asli sekitar 3 meter. Beberapa pohon besar juga tumbuh subur di jalur ini.

“Dulu, Jenderal Gatot Soebroto saat menjadi Gubernur Militer mempersiapkan Gunung Tidar sebagai tempat transit para petinggi maupun pejabat. Sehingga dibuat jalan melingkar supaya mobil bisa naik ke puncak,” ujarnya.