Tanah Longsor Timpa Dua Rumah

480
TAK ADA KORBAN : Tanah retak di pegunungan Menoreh ini kemudian longsor dan menimpa dua rumah yang ada di bawahnya, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
TAK ADA KORBAN : Tanah retak di pegunungan Menoreh ini kemudian longsor dan menimpa dua rumah yang ada di bawahnya, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
TAK ADA KORBAN : Tanah retak di pegunungan Menoreh ini kemudian longsor dan menimpa dua rumah yang ada di bawahnya, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
TAK ADA KORBAN : Tanah retak di pegunungan Menoreh ini kemudian longsor dan menimpa dua rumah yang ada di bawahnya, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

MUNGKID— Retakan tanah di Lereng Pegunungan Menoreh berakhir longsor. Akibatnya dua rumah warga di Dusun Kranjang Lor Desa Sidosari Kecamatan Salaman tertimpa longsoran tanah dari tebing di belakang rumah.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, dua rumah tersebut mengalami kerugian yang cukup besar dan rawan jika ditempati. Sembilan orang penghuni rumah juga harus mengungsi sementara waktu.

Kedua rumah tersebut merupakan milik Sarmadi, 80, dan Jarudin, 63. Kedua rumah letaknya bersebelahan. Pascakejadian itu, tiga rumah lain juga terancam. ”Jika ada longsor kita khawatir akan menimpa rumah lainnya,” kata Muhammad Triyono, kepala desa setempat.