Baru Diperbaiki, Jalan Pantura Sudah Rusak

431
Kendaraan melintas jalan rusak jalur pantura, JawaTengah, Senin (27/4). Sebagian jalur pantura Brebes-Tegal rusak dan berlubang akibat hujan terus menerus dan tonase truk yang berlebihan, sehingga dapat membahayakan kendaraan terutama sepeda motor. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/Rei/mes/15.

SLAWI – Kendati baru diperbaiki pada akhir tahun 2015 lalu, tapi Jalan Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tegal sudah mulai berlubang. Hal itu menyusul datangnya musim hujan yang melanda wilayah tersebut sejak beberapa bulan terakhir.

Pantauan di lapangan, jalan pantura wilayah Kabupaten Tegal sepanjang 30 kilometer itu, berlubang pada ruas jalan yang beraspal. Namun, ada beberapa ruas yang menggunakan beton juga mulai berlubang dan bergelombang.

Dari arah barat jalur Jakarta-Semarang, jalan berlubang dimulai dari perbatasan Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Lubang jalan terparah pada perbatasan jembatan dengan jalan beraspal. Sedangkan, lubang juga terjadi pada ruas jalan sebelum pertigaan Larangan Kecamatan Kramat, ruas jalan Purwahamba Kecamatan Suradadi, dan ruas jalan Demangharjo Kecamatan Warureja hingga perbatasan Kabupaten Pemalang.

Kondisi terparah di ruas jalan depan Pantai Purwahamba Indah (Purin) Suradadi. Jalan berlubang sangat membahayakan pengguna jalan, karena lebar dan kedalaman lubang mencapai 30 centimeter. Beberapa lubang jalan oleh masyarakat diberikan tanda bahaya berupa pohon dan ban bekas. Kondisi jalan berlubang semakin berbahaya saat turun hujan karena lubang terisi air. Hal itu diparah dengan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan pantura kabupaten tersebut. Beberapa kendaraan acap kali menabrak median jalan karena pada malam hari jalan tersebut gelap gulita.

“Lubang jalan semakin banyak, terutama pada jalan yang belum dibeton,” kata seorang pengendara asal Kabupaten Pemalang, Putra (30) saat ditemui di jalan pantura wilayah Suradadi, kemarin.

Pria yang tiap hari melintas di jalur Tegal-Pemalang itu, mengaku kesulitan saat mengendara sepeda motor. Beberapa kali harus oleng karena melintasi jalan berlubang. Dia juga sering melihat ada beberapa kendaraan lainnya yang terjatuh. Beruntung, tidak ada korban jiwa.