Dinas Pasar Diminta Antisipasi Pedagang Informal

Relokasi Pasar Johar di MAJT

415
CEK LOKASI: Pimpinan DPRD Kota Semarang saat meninjau tempat relokasi sementara pedagang Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, kemarin. Mereka sengaja melakukan kunjungan saat hujan untuk mengetahui kondisi sebenarnya. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK LOKASI: Pimpinan DPRD Kota Semarang saat meninjau tempat relokasi sementara pedagang Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, kemarin. Mereka sengaja melakukan kunjungan saat hujan untuk mengetahui kondisi sebenarnya. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK LOKASI: Pimpinan DPRD Kota Semarang saat meninjau tempat relokasi sementara pedagang Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, kemarin. Mereka sengaja melakukan kunjungan saat hujan untuk mengetahui kondisi sebenarnya. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK LOKASI: Pimpinan DPRD Kota Semarang saat meninjau tempat relokasi sementara pedagang Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, kemarin. Mereka sengaja melakukan kunjungan saat hujan untuk mengetahui kondisi sebenarnya. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Proses relokasi pedagang pasar Johar yang menjadi korban kebakaran ke tempat penampungan sementara di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dalam waktu dekat akan segera dilakukan. Kalangan DPRD Kota Semarang meminta Dinas Pasar untuk mempersiapkan segalanya sebelum nantinya benar-benar ditempati.

”Jangan sampai (relokasi) ini dibiarkan berlarut-larut. Pengundian lapak yang menjadi salah satu kendala seharusnya segera diselesaikan. Sehingga tidak merugikan para pedagang dan masyarakat umum,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Agung Budi Margono saat meninjau langsung lokasi pasar sementara, Jumat (12/2).

Ia menjelaskan, dari sekitar 3.600 pedagang yang menjadi korban kebakaran, saat ini baru 85 persen atau sekitar 3.000 pedagang yang telah mendapatkan lapak berdasarkan hasil pengundian. Ia meminta Dinas Pasar untuk terus mengebut, mengingat waktu yang terus berjalan. ”Para pedagang juga mendapat kepastian terkait hak-haknya,” katanya didampingi Wakil Ketua DPRD lainnya, Joko Santoso dan Wiwin Subiyono.