Kontraktor Nyabu Divonis 1 Tahun dan Rehab

493

KRAPYAK – Tiga kontraktor yang tertangkap mengonsumsi sabu-sabu di Perumahan Wonodri Baru, Kecamatan Semarang Selatan, yakni Wahyu Yuniarto, Baskoro, dan Randy, dijatuhi pidana masing-masing satu tahun penjara.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang yang dipimpin Dewi Perwitasari menyatakan ketiganya terbukti bersalah melanggar pasal 127 Undang-Undang Nomor 35/ 2009 tentang Narkotika. Walau ketiganya divonis 1 tahun penjara, namun ketiganya juga diperintahkan majelis hakim untuk dikeluarkan dari tahanan agar menjalani rehabilitasi. ”Terdakwa terbukti menggunakan narkoba untuk dirinya sendiri, menjatuhkan pidana selama satu tahun dipotong masa tahanan. Terdakwa juga menjalani perawatan melalui rehabilitasi,” kata hakim Dewi dalam amar putusannya, kemarin.

Menurut majelis hakim rehabilitasi dilakukan karena para terdakwa masih membutuhkan perawatan atas ketergantungannya terhadap sabu-sabu. Atas vonis majelis hakim tersebut, terdakwa langsung menyatakan menerima berbeda dengan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Kota Semarang menyatakan masih pikir-pikir untuk koordinasi dengan pimpinanya. ”Atas vonis tersebut, kami masih pikir-pikir karena kami akan koordinasi dengan pimpinan terlebih dahulu. Kalau terdakwa sudah menerima,” kata JPU, Mangatas SH kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (12/2).

Terpisah, kuasa hukum terdakwa Randy, Rizka Abdurrahman mengatakan, terdakwa ini merupakan korban dalam peredaran narkoba dan terkena pengaruh lingkungan. Ia mengaku dalam pembelaannya sudah meminta majelis hakim untuk memberikan keringanan bagi kliennya. ”Selain itu klien kami sudah terus terang dan mengakui perbuatannya. Randy yang juga tulang punggung keluarga sudah menyatakan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” tandasnya.

Perlu diketahui, ketiga terdakwa tertangkap aparat Polsek Semarang Selatan saat sedang mengisap sabu-sabu di rumah milik terdakwa Randy di Wonodri Baru pada 27 Mei 2015 sekitar pukul 23.45. Petugas kepolisian yang melakukan penggerebekan saat itu menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 1,440 gram. (jks/zal/ce1)