Pengelolaan Rusunawa Ungaran Belum Jelas

2025
TUNGGU REVISI PERDA : SEKDA Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono mengecek ruang dan mebeler Rusunawa Ungaran yang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TUNGGU REVISI PERDA : SEKDA Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono mengecek ruang dan mebeler Rusunawa Ungaran yang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TUNGGU REVISI PERDA : SEKDA Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono mengecek ruang dan mebeler Rusunawa Ungaran yang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TUNGGU REVISI PERDA : SEKDA Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono mengecek ruang dan mebeler Rusunawa Ungaran yang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang belum bisa melakukan langkah optimal dalam pengelolaan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Gedanganak Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Pasalnya, kepemilikan rusunawa Ungaran saat ini, masih di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) dan belum diserahkan kepada Pemkab Semarang.

Anggota Pansus Rusunawa DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Maruto Hening mengatakan bahwa penyerahan pemanfaatan gedung Rusunawa Gedanganak, Minggu (7/2) lalu kepada Pemkab Semarang, baru sebatas seremoni peresmian. Sedangkan penyerahan aset secara administratif belum dilakukan.

“Pemkab tidak bisa apa-apa, karena asetnya (gedung, red) belum diserahkan. Apalagi Pemkab Semarang belum bisa melakukan penarikan retribusi sewa. Aset itu masih milik Kementerian PU-Pera,” tuturnya, Jumat (12/2) kemarin.