Tasyakuran Sederhana

630
KEMAH BERSAMA : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat meninjau Kemah Rohani Islam di Lapangan Yonif 407 Kompi C Wonopringgo, Pekalongan, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KEMAH BERSAMA : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat meninjau Kemah Rohani Islam di Lapangan Yonif 407 Kompi C Wonopringgo, Pekalongan, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Pelantikan bupati dan wakil bupati Kendal terpilih, Mirna Annisa dan Masrur Masykur rencana akan dilaksanakan Rabu (17/2) pekan depan di Lapangan Pancasila (Simpang Lima) Semarang. Sedangkan serah terima jabatan (sertijab) dari penjabat Bupati Kendal, Kunto Nugroho kepada Bupati terpilih Mirna akan dilaksanakan Sabtu (20/2) di Pendopo Kabupaten Kendal.

Sekda Kendal, Bambang Dwiyono mengatakan jika semua persiapan baik pelantikan maupun sertijab sudah mulai dipersiapkan. Rencananya, untuk pelantikan pasangan terpilih akan berangkat dari Rumah Dinas Bupati Kendal bersama rombongan yang berjumlah lebih kurang 200 orang.

Rombongan terdiri dari pejabat Kendal, unsur pimpinan daerah seperti Polres Kendal, Kejaksaan Kendal, Kodim 0715 Kendal, Pengadilan Negeri Kendal, Pengadilan Agama dan sebagianya. Selain itu juga simpatisan dan perwakilan dan keluarga besar pasangan terpilih akan ikut menyaksikan hari bersejarah tersebut.

Untuk pelantikan, menurutnya akan dikonsep sederhana saja. Sebab pelantikan dilakukan di Semarang, sehingga tidak memungkinkan untuk tasyakuran di lokasi. Tasyakuran baru akan dilaksanakan nanti berbarengan sertijab. Yakni dilaksanakan di Alun-alun dengan sejumlah hiburan tradisional.“Hiburan yang pasti kesenian tradisional dengan melibatkan seniman daerah, seperti barongan, tari jaran kepang dan sebagainya. selainn itu hiburan Wayang kulit dengan menghadirkan dalang kecil dan juga akan digelar pengajian,” tandasnya.

Terpisah, Mirna Annisa mengaku tidak ada persipan khusus untuk pelantikan dan sertijab. Sebab, baginya terpenting bukan dua hal tersebut tapi program kerja agar masyarakat bisa merasakan perubahan seperti yang sudah ia gembar gemborkan selama ini.“Program kerjanya apa, nanti saja dibahas setelah pelantikan. Tapi saya sudah gambaran, tinggal nanti saya komunikasikan dengan SKPD yang ada. Saya ingin memberikan kejutan pada masyarakat Kendal,” bebernya.

Mirna mengaku, untuk sertijab memang dirinya tidak ingin digelar secara besar-besaran atau mewah. Ia lebih senang dan akan selalu konsisten dengan konsep kesederhanaan saja. “Yang penting seluruh lapisan masyarakat bisa menikmati, karena sertijab memang tasyakurannya warga Kendal,” katanya. (bud/zal)