Transaksi Sabu, Mantan Wartawan Diringkus

624
DIRINGKUS : Kasat Narkoba Polres Semarang, AKP Angudi Sambodo memintai keterangan tersangka Narkoba, Supono yang diringkus di Ambarawa. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRINGKUS : Kasat Narkoba Polres Semarang, AKP Angudi Sambodo memintai keterangan tersangka Narkoba, Supono yang diringkus di Ambarawa. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRINGKUS : Kasat Narkoba Polres Semarang, AKP Angudi Sambodo memintai keterangan tersangka Narkoba, Supono yang diringkus di Ambarawa. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRINGKUS : Kasat Narkoba Polres Semarang, AKP Angudi Sambodo memintai keterangan tersangka Narkoba, Supono yang diringkus di Ambarawa. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN –Setelah sukses meringkus anggota TNI AD yang melakukan transaksi sabu-sabu di kawasan Jambu, Kabupaten Semarang, kini giliran mantan wartawan, Supono, 45, warga Desa Merbuh, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal disergap petugas Satuan Narkoba Polres Semarang. Penangkapan dilakukan di Jalan Kalibanger, wilayah Dusun Nyampuran, Desa/Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang usai bertransaksi sabu-sabu.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa paket kecil sabu, dua unit handpone dan satu unit kendaraan bermotor. “Saya kerja jadi wartawan, sama seperti mas-mas ini tahun 2014 untuk peliputan di Kendal. Tapi sekarang sudah pensiun, kerja wiraswasta,” kata Supono, Jumat (12/2) kemarin.

Supono mengelak dituduh sebagai pengedar. Bapak tiga anak ini mengaku, mulai ketagihan sabu-sabu sejak tahun 2014. Awalnya, tersangka mencoba-coba saat ditawari sabu-sabu oleh temannya di Pekalongan. Kebetulan saat itu tersangka mengalami sakit darah tinggi, lalu temannya memberikan resep sabu-sabu sebagai obat darah tinggi.