Apresiasi Tindakan Tavip, Berharap Dewi Cepat Sembuh

Kepedulian Andalan Jeli Tangguh (AJT) Bantu Keluarga Eko ’Makaroni’

633
BANTU SESAMA: Selain menyerahkan bantuan kepada keluarga Eko Adi Prasetyo, pengurus AJT juga memberi bantuan kepada korban kebakaran di Gunungpati, beberapa waktu lalu. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANTU SESAMA: Selain menyerahkan bantuan kepada keluarga Eko Adi Prasetyo, pengurus AJT juga memberi bantuan kepada korban kebakaran di Gunungpati, beberapa waktu lalu. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANTU SESAMA: Selain menyerahkan bantuan kepada keluarga Eko Adi Prasetyo, pengurus AJT juga memberi bantuan kepada korban kebakaran di Gunungpati, beberapa waktu lalu. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANTU SESAMA: Selain menyerahkan bantuan kepada keluarga Eko Adi Prasetyo, pengurus AJT juga memberi bantuan kepada korban kebakaran di Gunungpati, beberapa waktu lalu. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Kisah bocah SD kelas 2, Eko Adi Prasetyo, 9, yang berjualan makaroni keliling untuk membantu ibundanya yang menderita sakit batu ginjal memantik perhatian ratusan donatur untuk menyalurkan bantuan. Salah satunya datang dari organisasi tanpa bentuk Andalan Jeli Tangguh (AJT).

JOKO SUSANTO

EKO Adi Prasetyo memang sudah didatangi khusus oleh Penjabat Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto, dan Kepala Dinas Kesehatan, dr Widoyono, di rumah kosnya Jalan Tlogo Pancing I, Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan.

Ibundanya, Dewi Purwanti, 28, juga sudah mendapatkan pengobatan awal di RSUD Kota Semarang pada Jumat (12/2) lalu. Namun gelombang bantuan terus saja mengalir. Ini mengingat kisah perjuangan Eko yang sangat mengharukan. Bocah yang sudah ditinggal ayahnya itu, harus keliling jualan makaroni, rengginang dan slondok dengan sepeda bututnya di sekitar Pedurungan Tengah. Hingga kisahnya diunggah oleh seorang Facebooker, Ika Yulianti. Sejak itu, kisah siswa kelas 2 SD Negeri Pedurungan Tengah 2 tersebut membuat heboh dunia maya.