12 Warga Tunon Diduga Terserang DBD

566
EDUKASI WARGA : Wali Kota Tegal H Siti Masitha, Plt Sekda Dyah Kemala Shinta dan Plt Kepala Dinkes Abdal Hakim Tohari melakukan edukasi DBD di Kelurahan Tunon, Senin (15/2) kemarin. (RADAR TEGAL/JPNN)
EDUKASI WARGA : Wali Kota Tegal H Siti Masitha, Plt Sekda Dyah Kemala Shinta dan Plt Kepala Dinkes Abdal Hakim Tohari melakukan edukasi DBD di Kelurahan Tunon, Senin (15/2) kemarin. (RADAR TEGAL/JPNN)
EDUKASI WARGA : Wali Kota Tegal H Siti Masitha, Plt Sekda Dyah Kemala Shinta dan Plt Kepala Dinkes Abdal Hakim Tohari melakukan edukasi DBD di Kelurahan Tunon, Senin (15/2) kemarin. (RADAR TEGAL/JPNN)
EDUKASI WARGA : Wali Kota Tegal H Siti Masitha, Plt Sekda Dyah Kemala Shinta dan Plt Kepala Dinkes Abdal Hakim Tohari melakukan edukasi DBD di Kelurahan Tunon, Senin (15/2) kemarin. (RADAR TEGAL/JPNN)

TEGAL-Sejak tiga bulan terakhir, sedikitnya 12 warga di Kelurahan Tunon, Kecamatan Tegal Selatan, diduga terserang Demam Berdarah Dengue (DBD). Bahkan, satu di antaranya meninggal dunia. Upaya menekan wabah DBD di wilayah tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal menggencarkan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Dalam kegiatan tersebut, semua kader kesehatan, perwakilan warga Kelurahan Tunon, serta kader PKK setempat mendapatkan arahan dan edukasi tentang pentingnya pelaksanaan PSN sebagai langkah efektif pencegahan kasus DBD yang berpotensi menyebabkan kematian bagi penderitanya. Acara tersebut dihadiri Bidang Pencengahan, Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan sosialisasi tersebut juga dihadiri Wali Kota Tegal H Siti Masitha, Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Dyah Kemala Shinta, dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Abdal Hakim Tohari bertempat di kantor Kelurahan Tunon dan sekitar rumah warga di wilayah RW 3 pada Senin (15/2) kemarin.