Bupati Larang Raskin Dibagi Rata

470
SOSIALISASI : Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo menyampaikan larangan raskin dibagi rata di hadapan 1300 peserta, di aula Pemkab Batag, Senin (15/2) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI : Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo menyampaikan larangan raskin dibagi rata di hadapan 1300 peserta, di aula Pemkab Batag, Senin (15/2) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI : Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo menyampaikan larangan raskin dibagi rata di hadapan 1300 peserta, di aula Pemkab Batag, Senin (15/2) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI : Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo menyampaikan larangan raskin dibagi rata di hadapan 1300 peserta, di aula Pemkab Batag, Senin (15/2) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG–Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo melarang para kepala desa (Kades) dan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kabupaten Batang, membagikan rata beras miskin (Raskin) kepada semua warga penerima raskin atau bukan. Harapannya, dengan larangan tersebut raskin tepat sasaran.

“Tolong beras raskin tersebut jangan dibagi rata, harus tepat sasaran, tepat jumlah, tepat mutu, tepat waktu, tepat harga dan tepat administrasi. Serta jangan pernah menaikkan harga raskin,” tegas Bupati Yoyok saat menyampaikan sosialisasi kepada 1300 peserta, yang terdiri atas kades, TKSK, perangkat desa, hingga kepala kecamatan, di aula Pemkab Batag, Senin (15/2) kemarin.

Bupati mengatakan bahwa selama ini masih banyak kades yang melakukan pembagian raskin dengan cara dibagi rata. Bahkan ada perangkat desa yang menerima raskin, padahal dalam aturannya tidak boleh dibagi rata.