Membaca Buka Cakrawala

569
Feiny Santosa (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Feiny Santosa (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Feiny Santosa (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Feiny Santosa (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PENDIDIKAN merupakan fondasi untuk membangun bangsa. Hal itulah yang menjadi salah satu motivasi Feiny Santosa untuk aktif dalam pembangunan dunia pendidikan. Wakil Direktur USAID Prioritas ini dulunya memang bercita-cita menjadi seorang dokter.

Namun kini berubah haluan setelah mengetahui masih banyak warga Indonesia yang perlu mendapatkan pengalaman belajar membaca dengan baik. Alumnus Sastra Inggris Universitas Gajah Mada angkatan 1984 ini ingin kemampuan anak-anak Indonesia setara dengan anak-anak negara maju lain secara umum.

Kini ia menjadi orang nomor dua dari organisasi di bawah naungan Badan Pengembangan Amerika Serikat (USAID) yang bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Agama.

”Awalnya ingin terjun dalam dunia pendidikan setelah melihat banyak anak-anak di Pulau Galang, Kepulaun Batam dalam sebuah misi kemanusiaan,” katanya, Senin (15/2). Komitmen, dedikasi, dan inovasi menjadi pegangan hidupnya.

Baginya sesuatu yang berharga adalah banyaknya hal inspiratif yang telah dilakukan untuk menginspirasi banyak orang guna melakukan hal lebih baik. Namun untuk bisa mengetahui banyak hal itu dibutuhkan sebuah kemampuan membaca yang maksimal. Bukan hanya membaca biasa. Namun membaca secara bermakna.

”Keterampilan membaca akan membuka cakrawala hidup anak-anak dan mengambil banyak kesempatan hidup lebih baik ke depan,” katanya. (ewb/ric/ce1)