Kemiskinan dan Bencana, jadi Beban Bupati Baru

625
DEFINITIF: Bupati Wonosobo Eko Purnomo menerima SK penetapan usai dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (17/2) di lapangan Simpanglima, Semarang. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
DEFINITIF: Bupati Wonosobo Eko Purnomo menerima SK penetapan usai dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (17/2) di lapangan Simpanglima, Semarang. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
DEFINITIF: Bupati Wonosobo Eko Purnomo menerima SK penetapan usai dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (17/2) di lapangan Simpanglima, Semarang. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
DEFINITIF: Bupati Wonosobo Eko Purnomo menerima SK penetapan usai dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (17/2) di lapangan Simpanglima, Semarang. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)

WONOSOBO-Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo masa bakti 2016-2021, resmi memulai masa tugasnya, Rabu (17/2) kemarin. Setelah dilantik Gubernur Ganjar Pranowo, keduanya sepakat untuk tidak menunda pekerjaan. Terlebih, mereka mengaku mendapat tugas menyelesaikan tak kurang dari 15 pekerjaan rumah (PR).

“Ada cukup banyak pekerjaan rumah yang harus kami tuntaskan sepanjang 5 tahun ke depan,” ungkap Wabup Agus Subagyo ditemui usai pelantikan serentak 17 kepala daerah se-Jateng di lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang.

Menurut Agus, program kerja yang diminta gubernur agar diprioritaskan, sudah sesuai dengan visi dan misi ketika mereka mencalonkan diri.

“Penanggulangan kemiskinan, mengurangi angka kematian ibu dan bayi, serta mewujudkan daerah tangguh bencana menjadi contoh program-program prioritas dalam masa bakti kami berdua,” terang Agus.