Rela Melatih Demi Pakem

785

Di tengah kesibukannya sebagai PNS di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Pekalongan, pemilik 5 salon tata rias ini rela melatih para perias pemula dan modifikasi. Hal tersebut dilakukan demi melestarikan budaya tata rias pengantin pakem.

Wiwiek panggilan akrab Paula mengatakan untuk membina para perias pemula dan modifikasi tersebut, maka dirinya sering memberikan pelatihan bersama, dengan para perias yang tergabung dalam Harpi Melati. Dengan tujuan untuk menjaga tradisi tata rias pengantin pakem, agar tidak punah.

Menurutnya pelatihan bersama dengan sesama anggota bertujuan saling berbagi pengetahuan sesama perias. Bukan untuk merendahkan atau mengecilkan kemampuan perias pemula dan modifikasi.

“Kami tidak melarang perias melakukan modifikasi apa pun, tapi para perias modifikasi harusnya tahu, mana yang boleh dilanggar atau tidak boleh dilakukan, karena menyangkut etika dan budaya,” kata Wiwiek. (thd/ric)