Gerhana Matahari 2016 Milik Indonesia

690

izzudin-web

Oleh: Dr H Ahmad Izzuddin, MAg

GERHANA Matahari Total (GMT) merupakan salah satu fenomena gerhana yang jarang berulang pada suatu lokasi di permukaan bumi. Sejak 1970 hingga sekarang, wilayah Indonesia yang membentang 1/5 keliling bumi hanya terlintasi dua kali Gerhana Matahari Total, yakni: GMT 11 Juni 1983 yang melewati wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawsi Selatan; GMT 18 Maret 1988 yang melewati pulau Sumatera (bagian selatan), Bangka-Belitung dan Kalimantan, serta GMT 24 Oktober 1995 yang hanya melewati sebagian kecil wilayah Indonesia di Sangihe Talaud.

GMT akan kembali terjadi pada Rabu, 9 Maret 2016 mendatang, dan akan melintasi wilayah Indonesia dari Barat hingga Indonesia Timur. Sehingga GMT 2016 merupakan GMT dengan lintasan terpanjang yang membelah Indonesia. Di samping itu, GMT 2016 merupakan GMT yang hanya dapat disaksikan dari wilayah Indonesia. Sehingga pada 2016 dapat dipastikan kegiatan pengamatan GMT dunia akan berpusat di Indonesia.

GMT akan kembali melintasi Indonesia pada 20 April 2042, yang berarti 26 tahun lagi. Oleh karenanya, GMT 2016 ini merupakan momen yang penting bagi masyarakat, khususnya para akademisi untuk mengenal dan mengapresiasi fenomena alam sebagai sebuah bagian dari sains.