Palsu Tanda Tangan dan Kuitansi Rekanan

Dugaan Korupsi Perawatan Taman

524
Sujadi (ISTIMEWA)
Sujadi (ISTIMEWA)
Sujadi (ISTIMEWA)
Sujadi (ISTIMEWA)

MANYARAN – Mantan Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Semarang, Sujadi, agaknya susah berkelit dari perbuatan korupsi. Dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dana perawatan taman 2012 di Pengadilan Tipikor Semarang, Jumat (19/2), semua saksi yang dihadirkan memojokkan dirinya.

Ada tiga saksi yang dihadirkan kemarin. Mereka adalah Dwi Adi Cahyono, staf Dinas Kebersihan dan Pertamanan; Sunyoto, bendahara kegiatan sekaligus pemeriksa barang, serta Direktur CV Sumber Rejeki, Jarwanti.

Dalam keterangannya, saksi Dwi Adi Cahyono mengaku proses administrasi terkait penandatanganan berita acara tidak dilakukan pada hari yang sama. Tapi berselang beberapa hari sesudah pemeriksaan barang. Selain itu, tanda tangan juga dirapel sekaligus.

”Saya tidak memeriksa pengerjaan rehab Simpang Lima majelis hakim, tapi saya memang tanda tangan. Waktu itu disodorkan Pak Mustakim (staf terdakwa, Red). Kami tinggal tanda tangan dirapel,” jelas saksi Dwi di hadapan majelis hakim Gatot Susanto, kemarin.