TPST Belum Berfungsi Secara Optimal

453

TEGAL – Penanganan sampah masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu ditangani serius Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) Kota Tegal. Pasalnya, keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) hingga kini dinilai belum bisa berfungsi secara optimal. Padahal, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mengandalkan TPST yang dilengkapi alat pembakar sampah atau insenerator.

Menurut Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal Rofii Ali, dari 15 TPST yang ada, saat ini baru ada tujuh insenerator. Itupun, satu di antaranya belum bisa dioperasikan di TPST Sumurpanggang, Kecamatan Margadana. Sedangkan untuk kemampuan membakar, Rofii mencontohkan, TPST Kalinyamat Wetan membutuhkan waktu empat hari untuk membakar tiga dump truck sampah.

“Kalau bicara optimal, ya tentunya belum optimal. Sebab, insenerator belum semua beroperasi,” katanya, Jumat (19/2). Rofii meminta, dinas segera mengoperasikan semua insenerator.

Menanggapi itu, Kepala Bidang Pertamanan dan Persampahan Diskimtaru Budi Priyanto mengatakan, pihaknya akan mengoperasikan insenerator di TPST yang belum memiliki alat pembakar sampah.

Selain itu, tahun ini dinas juga akan mengupayakan pembangunan 11 TPST tambahan. Namun demikian, sambung Budi, saat ini pembangunannya masih terkendala ketersediaan lahan Pemkot dan kesediaan masyarakat untuk merelakan lahannya sebagai TPST. “TPST ini belum dilirik sebagai potensi usaha di sektor sampah,” ucapnya.

Sehubungan itu, dinas akan kembali mengumpulkan para lurah untuk membahas persoalan ini. “Bulan Februari ini, kami akan kembali mengumpulkan para lurah untuk membahas persoalan persampahan.
Selama ini, kami ingin TPST berjalan. Sehingga, anggaran selalu diberikan untuk BBM truk pengangkut sampah dan sumber daya manusianya,” kata Pelaksana Tugas Kepala Diskimtaru Nunik Pratiwi.

Nunik yang menggantikan Nur Effendi menambahkan, selain 11 TPST, pihaknya memiliki 11 kendaraan roda tiga yang diperbarui untuk mengangkut sampah. Kendaraan tersebut akan diperbantukan untuk TPST yang belum memiliki. “Tahun ini, kami akan membantu sebelas unit kendaraan pengangkut sampah untuk yang belum dapat. Mudah-mudahan TPST berfungsi optimal,” ujarnya. (nam/jpnn/ric)