Wartawan Harus Taat Kode Etik

544
ULANG TAHUN: Bupati Temanggung Bambang Sukarno dibopong anggota Polres Temanggung saat tiba di lokasi acara HUT ke-5 FJT di Lapangan Futsal Kasihan Mudal, Jumat (16/2). (Ahsan fauzi/radar kedu)
ULANG TAHUN: Bupati Temanggung Bambang Sukarno dibopong anggota Polres Temanggung saat tiba di lokasi acara HUT ke-5 FJT di Lapangan Futsal Kasihan Mudal, Jumat (16/2). (Ahsan fauzi/radar kedu)
ULANG TAHUN: Bupati Temanggung Bambang Sukarno dibopong anggota Polres Temanggung saat tiba di lokasi acara HUT ke-5 FJT di Lapangan Futsal Kasihan Mudal, Jumat (16/2). (Ahsan fauzi/radar kedu)
ULANG TAHUN: Bupati Temanggung Bambang Sukarno dibopong anggota Polres Temanggung saat tiba di lokasi acara HUT ke-5 FJT di Lapangan Futsal Kasihan Mudal, Jumat (16/2). (Ahsan fauzi/radar kedu)

TEMANGGUNG- Keberadaan oknum wartawan yang kerap memeras atau meminta uang kepada para pejabat di Kabupaten Temanggung menjadi keprihatian semua pihak. Termasuk di kalangan Polres Temanggung, Kejari Temanggung serta para wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Temanggung (FJT).

Ketua FJT Heru Sutyitno menuturkan, belakangan ini banyak bermunculan orang mengaku wartawan, namun ujung-unjungnya minta uang. Mereka sering beroperasi di daerah pinggiran, seperti wilayah Parakan. Kata Heru, target mereka adalah para pegawai kecamatan, kepala desa dan juga menyasar ke sekolah-sekolah.

“Kami meminta kepada semua pihak untuk mewaspadainya, jangan mudah percaya. Kami minta kepada pihak kepolisian bisa menindaknya, jika menjumpai oknum wartawan yang meminta-minta uang,” kata Heru saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 FJT sekaligus Ulang Tahun (Ultah) ke-62 Bupati Temanggung Bambang Sukarno di Lapangan Futsal Kasihan Mudal, Jumat (16/2).