Wartawan Harus Taat Kode Etik

549

Heru membeberkan, berdasarkan pantauan pihaknya, oknum wartawan kerap mendatangi kades dan kepala sekolah. Mereka menakut-nakuti dengan membawa sejumlah data kasus serta mengancam mengangkat masalah itu, jika tidak dikasih uang. “Belum lama ini, info yang kami peroleh, ada kepala sekolah salah satu SMP di Kabupaten Temanggung yang dimintai uang hingga satu juta rupiah,” terangnya.

Kapolres Temanggung AKBP Wahyu Wim Harjanto menuturkan, pihaknya siap bekerjasama dengan pihak lain untuk membina oknum wartawan yang tidak profesional itu. “Prinsipnya, kami siap membina untuk kebaikan kita bersama,” tutur Wahyu.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Temanggung Sabar Sutrisno menyampaikan, di era sekarang ini, kran kebebasan pers sangat terbuka. Kebebasan tersebut jangan disalahgunakan. “Saya berharap teman-teman pers bekerja secara profesional, dalam pemberitaan juga harus berimbang. Kedepankan etika jurnalistik.” pinta Sabar.

Sementara Bupati Temanggung Bambang Sukarno mengaku tidak anti kritik. “Silakan kritik kami. Kritik membangun itu, justru turut membantu meningkatkan kinerja pemerintahan lebih baik. Media bisa berperan menjadi kontrol jalanya pemerintahan untuk kemajuan daerah,” ungkap Bupati. (san/ton)